Bahaya Melamin Sebagai Wadah Makanan

0
97
views

befren.com – Kebiasaan menggunakan wadah dan peralatan makan, seperti plastik dan melamin, bukanlah keputusan yang tepat. Ada bahaya kesehatan menggunakan melamin sebagai wadah makanan, terutama saat terkena suhu panas lho.

Pada saat menggunakan wadah berbahan plastik atau melamin untuk menaruh makanan panas atau memanaskan makanan dengan microwave, secara tak langsung komponen dalam wadah dapat mengontaminasi makanan tersebut.

Memang akan lebih aman jika Anda menggunakan wadah atau peralatan makan yang berbahan beling atau kaca saat menyajikan atau menyimpan masakan. Namun, jika harus menggunakan wadah plastik, pastikan wadah yang digunakan berlabel 1, 2, 4, atau 5.

Ternyata plastik mengandung komponen yang berbahaya bagi kesehatan, yaitu bisphenol A (BPA) dan phthalate. BPA dapat ditemukan pada wadah plastik yang memiliki kode daur ulang nomor (recycle code) 7, yaitu polikarbonat atau PC. Phthalate memiliki kode daur ulang nomor 3, yaitu polivinil karbonat (PVC).

Baik BPA, phthalate dan melamin apabila masuk dalam tubuh dapat memberikan efek yang berbahaya pada tubuh. Adapun melamin adalah suatu jenis resin—yang merupakan jenis plastik keras—yang biasanya digunakan untuk membuat mangkuk, piring, gelas, dan alat makan untuk anak.

Inilah efek jangka pendek yang bisa terjadi apabila makanan terkontaminasi kandungan berbahaya tersebut, antara lain:

  • Gangguan perkembangan janin
  • Gangguan sistem pencernaan yang ditandai dengan adanya mual dan muntah
  • Ditemukannya darah pada saat BAK (buang air kecil)
  • Gagal ginjal akut yang dapat ditandai berkurangnya BAK dalam 24 jam (oligouria) atau bahkan tidak adanya produksi urine (anuria)
  • Peningkatan enzim tubuh, seperti aspartate transaminase dan alanine transaminase

Sementara itu, efek jangka panjang akibat penggunaan peralatan makan melamin atau plastik ialah:

  • Meningkatnya risiko kanker
  • Terbentuknya batu pada saluran kemih
  • Gagal ginjal kronik
  • Peningkatan tekanan darah
  • Menurunkan kualitas sperma
  • Gangguan hormonal, seperti memengaruhi siklus haid dan pubertas

Di lain sisi, wadah plastik dengan kode daur ulang nomor 1, 2, 4, dan 5 bebas BPA dan phthalate, yang lebih aman untuk digunakan sehari-hari.

Sering terpaparnya komponen plastik dan melamin pada peralatan makan dalam jangka waktu yang lama rupanya dapat menyebabkan kerusakan ginjal.

Sebuah penelitian yang dilakukan pada hewan mengungkap bahwa adanya kandungan melamin yang tinggi dalam tubuh dalam jangka waktu lama menyebabkan peradangan dan pembentukan batu di saluran kemih.

Hal ini diperkirakan juga terjadi pada tubuh manusia. Yaitu, diduga dengan adanya zat berbahaya ini dapat meningkatkan spesi oksigen reaktif (reactive oxygen species/ROS) yang memicu kerusakan DNA dan kematian sel.Pastikan juga wadah itu memiliki label “food grade” dan bertuliskan “aman untuk microwave/microwave-safe”.

Kematian sel-sel inilah yang nantinya menumpuk menjadi debris dan dapat menjadi salah satu penyebab terbentuknya batu ginjal.

Terbentuknya batu di ginjal maupun saluran kemih dapat menyebabkan sumbatan yang berpotensi meningkatkan risiko seseorang mengalami infeksi hingga gagal ginjal. Apabila kondisi ini tidak diatasi segera, dapat menyebabkan kerusakan organ ginjal permanen.

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here